PENGERTIAN, MANFAAT, CARA MEMBUAT DAN CONTOH BUYER PERSONA
Haii teman-teman!! ga kerasa udah memasuki awal bulan november nih, btw sekarang saya ingin berbagi beberapa hal mengenai buyer persona dalam bisnis. Apa sih buyer persona itu? Emang penting yaa? Gimana cara buatnya? Pasti susah? Yukk simak penjelasan dibawah ! ^^
Jadi, buyer persona adalah deskripsi terperinci mengenai representasi buyer atau konsumen. Dalam konteks ini, buyer artinya audiens yang kita (pelaku usaha) targetkan untuk bisa menjadi konsumen dari produk kita.
Banyak juga manfaat dari buyer persona, berikut beberapa manfaatnya :
- Pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan pelanggan ideal perusahaan
- Perusahaan memiliki target audiens yang lebih tersegmentasi
- Meningkatkan efisiensi pemasaran perusahaan
- Meningkatkan kesuksesan tim sales perusahaan
- Mengidentifikasi persona yang negatif
- Memahami customer pain point secara menyeluruh
Cara membuat buyer persona :
- Mengidentifikasi audiens dengan melakukan penilitian terhadap pelanggan dengan menyeluruh
- Identifikasi masalah pelanggan
- Identifikasi tujuan pelanggan
- Rumuskan solusi yang bisa anda tawarkan sehingga dapat membantu pelanggan
- Ubah riset menjadi buyer persona
Berikut beberapa detail untuk menyusun buyer persona :
- Data pribadi
- Siapa nama konsumen?
- Apa jenis kelaminnya?
- Berapa umurnya?
- Apa pendidikannya?
- Apakah sudah bekerja dan apa pekerjaannya?
- Berapa penghasilan yang dia peroleh?
- Apakah statusnya sudah menikah atau belum?
- Tingkah laku
- Apa hobinya?
- Makanan dan minuman apa yang paling ia sukai?
- Media sosial apa saja yang ia gunakan?
- Apa saja forum online yang ia ikuti?
- Kebiasaan berbelanja
- Bagaimana kebiasaan ia berkomunikasi? Apakah melalui telepon, email, atau secara tatap muka?
- Bagaimana cara ia mengetahui produk perusahaan? Melalui iklan, saran teman, atau melalui internet?
- Jika melalui internet, bagaimana cara ia menemukan informasi tersebut?
- Apa cara berbelanja yang lebih disukai? Secara offline di toko, atau online?
- Lain - lain :
- Apa saja goals atau hal yang ingin dicapai?
- Bagaimana problem atau masalah yang dihadapi oleh target buyer persona?
- Apa challenges yang ingin dilakukan?
Nah, karna sudah mendapat gambaran dari materi diatas, di bawah ini akan saya sajikan salah satu contoh buyer persona dari usaha POP Popcorn.
.png)

Comments
Post a Comment