ANALISIS SEGMENTING, TARGETING, DAN POSITIONING (STP) POP POPCORN
Tahapan segmenting atau segmentation dilakukan dengan membagi pelanggan menjadi sekelompok orang dengan karakteristik dan kebutuhan yang sama. Analisis ini dilakukan agar usaha dapat menyesuaikan pendekatan untuk memenuhi kebutuhan masing-masing kelompok dengan cara yang lebih efektif dibanding hanya menggunakan satu pendekatan untuk semua pelanggan.
Biasanya, segmenting dilakukan dengan beberapa metode, seperti:
a. Demografis
Segmentasi demografis untuk kelompok remaja hingga dewasa pada usia 6 tahun - 45 tahun, jenis kelamin laki-laki dan perempuan.
b. Geografis
POP Popcorn dijual di wilayah pemilik usaha yaitu Kota Batam. Usaha ini juga dijual di lingkungan sekolah dan media sosial.
c. Psikografis
Produk dari POP Popcorn dapat dibeli oleh semua orang dari kelas ekonomi menengah ke bawah dikarenakan harganya yang terjangkau.
d. Perilaku
Target konsumen berdasarkan perilakunya yaitu konsumen yang suka ngemil makanan asin dan manis.
2. Menentukan target atau sasaran (Targeting)
Tahapan kedua dalam analisis STP adalah menentukan segmen mana yang akan menjadi target pemasaran. Untuk melakukan langkah ini kami berpikir secara realistis untuk mengevaluasi potensi dan daya tarik dari segi komersial pada masing-masing segmen yang telah dikelompokkan tadi.
Internet yang digunakan untuk mempromosikan POP Popcorn dinilai strategis dan mampu menjangkau masyarakat sekitar berdasarkan segmentasi yang telah ditentukan sebelumnya. POP Popcorn juga akan bekerja sama dengan sekolah dan sekitarnya agar produk semakin dikenal oleh target usaha.
Selain itu target potensial pasar yang ingin kami akses adalah anak-anak, remaja, dewasa, pelajar dan warga sekolah, serta masyarakat umum. Spesifikasi target pasar produk ini yakni anak yang berumur 6 tahun sampai orang dewasa berumur 45 tahun yang menyukai cemilan.
3. Memposisikan produk (Positioning)
Tahapan positioning dapat diartikan menentukan bagaimana produk atau brand POP Popcorn direpresentasikan dalam benak pelanggan potensial. Tujuannya tentu agar produk atau brand dilihat lebih unggul dari kompetitor.
Itu sebabnya pada langkah terakhir dalam model STP marketing ini kami menganalisis bagaimana caranya agar dapat memposisikan produk untuk target segmen pasar yang paling menarik dan memiliki potensi keuntungan yang lebih besar.
Positioning yang kami tawarkan yaitu popcorn dengan varian yang kekinian serta harga yang termasuk murah dan terjangkau.
Sekian analisis segmenting, targeting dan positioning dari usaha POP Popcorn, apabila artikel ini membantu boleh dilike, comment, dan share ke teman-teman yang lain yaa ! Terimakasih ^^
Penulis,
Ching Ching
27/09/2022

.png)
Comments
Post a Comment